VIDEO SATU KELUARGA DAPET DANA KESEJAHTERAAN

DATA INFORMASI KLARIFIKASI
SUMBER HOAKS
FACEBOOK
KANAL ADUAN
FACEBOOK
BUKTI ADUAN
VIDEO
PETUGAS CEK FAKTA
Magang
DILIHAT
12 KALI

Jum'at, 17 Juli 2026

SATU KELUARGA DAPAT DANA KESEJAHTERAAN 


KLAIM: 

[HOAKS :MANIPULATED CONTENT ] 


Beredar sebuah postingan di Facebook dan Tiktok yang membagikan video yang mengklaim menampilkan satu keluarga menangis menerima dana bantuan kesejahteraan dari eks Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan, Luky Alfirman dibagikan oleh pengguna Facebook dan TikTok Video itu juga menuliskan pemberitahuan program dukungan khusus pensiunan.


Dalam postingan tersebut terdapat 139 likes,88 komen dan 2 share ( di facebook ) sementara itu di tiktok 705 likes 205 komen 183 share tandanya,Mayoritas orang percaya dengan narasi postingan tersebut.


CEK FAKTA: 

Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com melalui teknik reverse image search, video yang diklaim sebagai reaksi tangis bahagia sebuah keluarga setelah menerima dana bantuan kesejahteraan 2026 terbukti keliru. 


Fakta menunjukkan bahwa video tersebut sama persis dengan unggahan di akun TikTok pada 30 Mei 2025. Konteks asli dari video tersebut adalah momen haru bapak, ibu, dan anak saat melihat pengumuman kelulusan SNBT 2025 di Universitas Indonesia (UI). Video ini sengaja dibagikan ulang dengan narasi palsu, seolah-olah keluarga tersebut menangis histeris setelah mendapatkan dana bantuan pensiunan dari mantan Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan, Luky Alfirman. 


KESIMPULAN: 

Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video yang disebut memperlihatkan satu keluarga menangis histeris setelah menerima dana bantuan pensiunan 2026 adalah hoaks. Video aslinya merupakan momen ketika satu keluarga menunggu pengumuman SNBT 2025. Video itu kemudian diunggah ulang dan diubah narasinya. 


RUJUKAN:

Kompas.com

TIKTOK @zalfanairaa 


TEKS: Kelvin Kaliva Reiza @kklvviin


LINK UNGGAHAN: 


https://drive.google.com/drive/folders/1InzvWTFeKupsCsfq_utu5L-ItyPKocuG?usp=sharing